- Tempat Nongkrong Para GIRILAYA mania -


You are not connected. Please login or register

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

girilayabot

girilayabot
Spammer
Spammer
Timnas U-23 Indonesia meraih hasil positif kala menjamu Timnas U-21 Malaysia dalam laga ujicoba, setelah menutup 90 menit laga dengan kemenangan tiga gol tanpa balas.

Pada laga yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Rabu (5/3/2014) malam WIB, Indonesia yang tampil menyerang sejak menit awal baru mendapat gol di menit 23.

Diawali pergerakan Fandi Eko Utomo yang membawa bola dan melihat posisi Bayu Gatra, bola terobosan diberikan padanya. Bayu membawa hingga kotak penalti dan melepaskan tembakan ke sudut sempit gawang tim tamu.

Sebelumnya di menit 14 dan 16 Indonesia lewat Bayu dan Fandi bergantian mengancam gawang Malaysia yang dikawal oleh Ramadhan, namun sepakkan Bayu hanya menyamping dan tembakan bebas Fandi sukses dimentahkan kiper Malaysia.

Di menit 31 Malaysia sempat mendapat peluang tapi bola tembakan Shahrul Igwan menerpa mistar gawang.

Keunggulan Indonesia bertambah di menit 41. Agung Supriyanto dengan tenang menyambar bola rebound tembakan Fandi Eko Utomo dan menaklukkan gawang Malaysia yang dikawal Mohd Ramadhan Abdul Hamid.

Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua permainan tak banyak berubah. Meski Indonesia mampu menguasai laga namun mereka kesulitan menembus pertahanan Malaysia.

Baru di menit 88 Indonesia bisa menambah gol lewat titik putih yang dieksekusi dengan baik oleh Bayu untuk bikin skor menjadi 3-0, yang bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

Indonesia U-23: Teguh Amirudin, Dany Saputra, M Syaifuddin, Vava M Yagalo, Syahrizal, Rizky Pellu, Rasyid Bakri, Fandi Eko Utomo, Bayu Gatra, Hendra Bayauw, Agung Supriyanto

Malaysia U-21: Mohd Ramadhan Abdul Hamid, Mohd Akmal Chin, Mohd Ashmawi Yakin, Shahrul Igwan Samsudin, Ramzi Haziq, Azrul Nizam, Mohammad Syawal, Muhammad Naim, Nurshamil, Muhammad Irfan, Mohd Afiq

girilayabot

girilayabot
Spammer
Spammer
Wasit menjadi sorotan utama pelatih timnas Malaysia U-21 Mohammad Roszid Bin Ismail kala timnya kalah 0-3 dari timnas U-23 Indonesia. Dua gol 'Garuda Muda' dinilainya tak seharusnya tercipta.

Pada laga persahabatan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (5/3/2014) malam WIB, timnas Malaysia U-21 kalah tiga gol tanpa balas. Bayu Gatra menyumbang dua gol ditambah satu gol dari Agung Supriyanto.

Roszid menilai dua gol terakhir anak-anak asuh Aji Santoso tidaklah sah. Agung dianggapnya sudah dalam posisi offside, sementara penalti yang dieksekusi Bayu tidak semestinya diberikan wasit Prasetyo Hadi karena pelanggaran terjadi di luar kotak sensitif.

Terkait penampilan anak-anak asuhnya, Roszid pribadi mengaku salut. Meski kecewa dengan sejumlah kesalahan di babak pertama, secara keseluruhan timnya dinilai telah memberikan perlawanan yang bagus.

"Saya rasa pemain kami menunjukkan perlawanan yang hebat. Menampilkan standar permainan yang tinggi," katanya kepada para wartawan usai pertandingan.

"Tapi saya harus katakan bahwa gol yang diberikan kepada Indonesia adalah bantuan perangkat pertandingan. Gol kedua itu jelas offside dan penalti itu sebenarnya di luar kotak," lanjutnya.

"Meski demikian, saya juga cukup kecewa permainan tim saya di babak pertama, banyak kesalahan dilakukan. Sementara di babak kedua kami memegang kendali permainan," tambah Roszid.

"Dan hampir di keseluruhan pertandingan kami yang melakukan serangan. Tapi malam ini, kesalahan-kesalahan yang dilakukan membuat kami kecewa," demikian dia.

girilayabot

girilayabot
Spammer
Spammer
Wasit menjadi sorotan utama pelatih timnas Malaysia U-21 Mohammad Roszid Bin Ismail kala timnya kalah 0-3 dari timnas U-23 Indonesia. Dua gol 'Garuda Muda' dinilainya tak seharusnya tercipta.

Pada laga persahabatan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (5/3/2014) malam WIB, timnas Malaysia U-21 kalah tiga gol tanpa balas. Bayu Gatra menyumbang dua gol ditambah satu gol dari Agung Supriyanto.

Roszid menilai dua gol terakhir anak-anak asuh Aji Santoso tidaklah sah. Agung dianggapnya sudah dalam posisi offside, sementara penalti yang dieksekusi Bayu tidak semestinya diberikan wasit Prasetyo Hadi karena pelanggaran terjadi di luar kotak sensitif.

Terkait penampilan anak-anak asuhnya, Roszid pribadi mengaku salut. Meski kecewa dengan sejumlah kesalahan di babak pertama, secara keseluruhan timnya dinilai telah memberikan perlawanan yang bagus.

"Saya rasa pemain kami menunjukkan perlawanan yang hebat. Menampilkan standar permainan yang tinggi," katanya kepada para wartawan usai pertandingan.

"Tapi saya harus katakan bahwa gol yang diberikan kepada Indonesia adalah bantuan perangkat pertandingan. Gol kedua itu jelas offside dan penalti itu sebenarnya di luar kotak," lanjutnya.

"Meski demikian, saya juga cukup kecewa permainan tim saya di babak pertama, banyak kesalahan dilakukan. Sementara di babak kedua kami memegang kendali permainan," tambah Roszid.

"Dan hampir di keseluruhan pertandingan kami yang melakukan serangan. Tapi malam ini, kesalahan-kesalahan yang dilakukan membuat kami kecewa," demikian dia.

Sponsored content


Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik

Ping your blog, website, or RSS feed for Free
ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free

 

pagerank analyzerW3 Directory - the World Wide Web Directory

© 2014 Copyright Girilaya Real Groups - All Rights Reserved | Back to Top